Boyolali, 17 Agustus 2025 – Dalam rangka memperkuat program
ketahanan pangan berbasis sistem pertanian modern, Bupati Boyolali, Bapak Agus
Irawan, bersama Wakil Bupati, Ibu Dwi Fajar Nirwana, Sekretaris Daerah (Sekda),
serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Boyolali menghadiri
kegiatan peletakan netpot melon hidroponik di green house Rumah Tahanan Negara Kelas
IIB Boyolali, Minggu (17/8/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Rutan Boyolali untuk
mengembangkan pertanian hidroponik sebagai langkah inovatif dalam mendukung program
ketahanan pangan. Melalui metode tersebut, budidaya melon dilakukan tanpa
menggunakan media tanah, melainkan dengan sistem air bernutrisi yang lebih
ramah lingkungan dan efisien.
Bupati Boyolali menyampaikan apresiasinya terhadap langkah
yang diambil pihak Rutan Boyolali. Menurutnya, program ini tidak hanya sejalan
dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian, tetapi juga
menjadi contoh penerapan teknologi pertanian modern di berbagai sektor.
“Kami mendukung penuh inisiatif Rutan Boyolali yang telah
memanfaatkan teknologi pertanian modern. Program ini bukan hanya memperkuat
ketahanan pangan, tetapi juga memberikan nilai edukatif bagi warga binaan pemasyarakatan,”
ujar Bupati Boyolali.
Selain Bupati dan Wakil Bupati, jajaran Forkopimda Boyolali
juga memberikan dukungan atas program tersebut. Kehadiran mereka sekaligus
menandai komitmen bersama dalam membangun inovasi di sektor pertanian, terutama
melalui metode hidroponik yang kian relevan di tengah tantangan keterbatasan
lahan dan perubahan iklim.
Dengan peletakan netpot melon hidroponik ini, diharapkan
Rutan Boyolali dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pangan
daerah serta menjadi model pengembangan pertanian modern di lingkungan rumah
tahanan negara.
