Boyolali – Rumah Tahanan Negara Boyolali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pada Rabu pagi (20/08), jajaran pegawai Rutan Boyolali melaksanakan panen hasil budidaya pertanian yang dikelola di area lahan pertanian rutan.
Panen yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menghasilkan berbagai komoditas sayuran dan buah-buahan. Dari hasil pencatatan, terdapat 100 buah semangka ukuran sedang, 20 buah semangka ukuran besar, serta 20 ikat sawi yang berhasil dipanen. Seluruh hasil panen dipastikan dalam kondisi baik dan sesuai target, dengan tanaman yang tumbuh subur sepanjang masa pemeliharaan.
Kepala Rutan Boyolali melalui Kepala Subsi Pelayanan Tahanan, Taufiq Rahmadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan.
“Pertanian yang dikelola ini bukan hanya memberikan manfaat bagi ketahanan pangan internal, tetapi juga menjadi media pembelajaran dan pembinaan. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang dilakukan selaras dengan visi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Dengan hasil panen ini, Rutan Boyolali menegaskan peran aktifnya dalam mengoptimalkan lahan pertanian sebagai wujud kontribusi nyata terhadap pembangunan sektor pangan, sekaligus mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat. (hk)
