Boyolali – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Baitul
Muta’alim Rumah Tahanan Negara Kelas IIB
Boyolali pada Senin (3/11). Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti
program hafalan Al-Qur’an melaksanakan kegiatan khataman bersama, yang kemudian
ditutup dengan acara syukuran dan makan bersama.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penuh makna bagi para WBP
yang telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an. Dengan penuh kebersamaan, mereka
melantunkan doa dan rasa syukur atas kesempatan untuk memperdalam ilmu agama
selama menjalani masa pembinaan di Rutan Boyolali.
Petugas Rutan Boyolali turut mendampingi jalannya kegiatan
sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan.
“Program keagamaan seperti ini menjadi salah satu upaya untuk membentuk
karakter dan meningkatkan keimanan WBP, agar setelah bebas nanti mereka dapat
kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” ujar Wartono, petugas pembinaan
kerohanian.
Usai prosesi khataman, para WBP bersama petugas menggelar
syukuran sederhana dengan makan bersama di pelataran masjid. Suasana
kekeluargaan terlihat jelas, mencerminkan semangat kebersamaan dan pembinaan
yang harmonis di lingkungan Rutan Boyolali.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi WBP
lainnya untuk lebih aktif dalam kegiatan keagamaan dan memperkuat nilai-nilai
spiritual selama menjalani masa pidana. (mm)
