Boyolali – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di
lingkungan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali, jajaran petugas
melaksanakan kegiatan razia atau penggeledahan insidentil di kamar hunian Warga
Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (04/11/2025). Kegiatan yang berlangsung
pada pukul 12.30 hingga 13.00 WIB ini menyasar kamar hunian Blok A (Kamar 10).
Pelaksanaan penggeledahan dipimpin oleh Kepala Kesatuan
Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Mirza Hendrawan, dan dikoordinir atas perintah
Kepala Rutan Boyolali. Turut terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain
Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, empat staf Pelayanan Tahanan, satu staf
KPR, Wakil Komandan Regu Pengamanan (Wakarupam), serta dua anggota jaga.
Razia insidentil ini merupakan langkah konkret Rutan
Boyolali dalam mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk
mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Handphone, Pungutan Liar,
dan Narkoba (ZERO HALINAR). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk
implementasi prinsip dasar sistem pemasyarakatan yang menekankan keamanan,
ketertiban, dan pembinaan yang humanis namun tetap tegas dan berintegritas.
Menurut Ka. KPR Rutan Boyolali, penggeledahan dilakukan
secara terarah dan berdasarkan hasil pemantauan serta evaluasi dari petugas
pengamanan. Langkah ini bukan hanya bersifat rutin, tetapi juga strategis
sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi penyimpanan barang-barang terlarang
di dalam kamar hunian.
Setelah kegiatan penggeledahan, Ka. KPR memberikan
pengarahan langsung kepada penghuni kamar terkait hasil temuan serta pentingnya
menjaga ketertiban dan menaati tata tertib yang berlaku di lingkungan Rutan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan disiplin bagi Warga Binaan agar
senantiasa menjaga kebersihan dan tidak menyimpan barang yang dapat
membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Melalui kegiatan penggeledahan ini, Rutan Kelas IIB Boyolali
berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas
dari pelanggaran. Selain memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap integritas
petugas, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata profesionalisme jajaran Rutan
Boyolali dalam menjalankan tugas pengamanan sekaligus pembinaan terhadap Warga
Binaan Pemasyarakatan. (mk)
