Notification

×

Iklan

Iklan

Kolaborasi UMS dan Rutan Boyolali Berakhir, Mahasiswa Psikologi Selesaikan Magang

Minggu, 03 Agustus 2025 | Agustus 03, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-04T04:19:59Z

 

Boyolali, — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali mengakhiri program kolaboratif bersama Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui kegiatan penarikan mahasiswa magang yang digelar pada Senin (4/8/2025).

Kegiatan penarikan mahasiswa magang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 09.00 WIB di aula Rutan Kelas IIB Boyolali. Sebanyak enam mahasiswa dari Fakultas Psikologi UMS resmi ditarik setelah menyelesaikan masa magang selama satu bulan, terhitung sejak 2 Juli hingga 2 Agustus 2025.

Kegiatan dimulai dengan pemaparan hasil magang oleh para mahasiswa. Dalam presentasinya, mereka menyampaikan berbagai program psikologi yang telah dijalankan bersama para Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta refleksi pengalaman selama mengikuti kegiatan pembinaan.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari sinergi berkelanjutan antara Rutan Boyolali dan Fakultas Psikologi UMS dalam memberikan layanan psikologis di lingkungan pemasyarakatan. Program tersebut bertujuan untuk mendukung aspek rehabilitatif dan pembinaan mental bagi para WBP.

Turut hadir dalam kegiatan penarikan tersebut antara lain Kasubsie Pengelolaan Rutan Kelas IIB Boyolali, Drs. Fathurrohman Julianto; Wakil Dekan I Fakultas Psikologi UMS, Lusi Nuryanti, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog; mentor lapangan mahasiswa magang, Dhita Ade Nugroho; serta para mahasiswa peserta magang.

Kepala Rutan Kelas IIB Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, menyampaikan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. Ia juga melaporkan pelaksanaan kegiatan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program.

"Kami mengapresiasi kontribusi mahasiswa selama satu bulan terakhir. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergitas dunia pendidikan dengan lembaga pemasyarakatan dalam mendukung pembinaan yang humanis dan berbasis keilmuan," ujarnya.


×
Berita Terbaru Update